Kamis, 23 April 2015

Punai Gading, Burung Merpati Yang Berbulu Indah

Burung merpati yang berbulu indah , begitulah julukan yang bisa diberikan pada burung Punai Gading. Hal ini karena burung tersebut bentuk dan postur tubuhnya mirip dengan merpati. Tetapi ada perbedaan yang mencolok.


Bila burung merpati biasanya berwarna putih, coklat, kelabu, hitam dan perpaduan antara warna-warna itu , untuk burung Punai Gading ini memiliki bulu yang beraneka warna mirip warna pelangi menghiasi bulu tubuhnya.



Burung ini memiliki nama ilmiah  Treron vernans. Burung yang berbulu indah ini dapat ditemukan di daerah Asia Tenggara seperti Vietnam, Singapura, Thailand, Filipina, Kamboja dan Indonesia.


Di luar negeri, burung ini dikenal dengan nama Pink Necked Green Pigeon (merpati hijau berleher pink) karena memang ada warna pink di lehernya. Seperti burung merak , burung Punai Gading dengan warna bulu yang indah menunjukkan jenis kelamin jantan untuk menarik perhatian pasangannya.


 
Burung ini memiliki Siulan seperti mendengkur yang terdengar aneh dengan ratapan sebagai ancangan pada awalnya. “Oooo-ooo, cheweeo- cheweeo- cheweeo”, juga “krrak, krrak” yang serak ketika makan berkelompok.



Burung jenis ini umumnya berhabitat di hutan pantai, hutan magrove, hutan sekunder, hutan rawa-rawa, perkebunan yang berpohon jarang, di sekitar pemukiman, tempat-tempat terbuka dan lembah sampai ketinggian 1200 mdpl. 


Saat ini sepertinya populasinya semakin kecil di tempat yang semakin tinggi dari permukaan laut. Berkumpul dalam kelompok kecil, hinggap pada pohon buah-buahan (seperti bringin dan kersen) untuk mencari makan biji-bijinya. 


Pada saat terganggu, mereka akan terbang berdua atau bertiga dengan kepakan sayap yang keras. Sedangkan pada malam dan pagi hari, mengeluarkan suara mendengkur lembut yang rendah dari tempat bertengger.









Minggu, 19 April 2015

Bleeding Heart, Bunga Yang Cantik Dan Berbentuk Hati

Bunga itu tampak sangat cantik dan unik sekali. Selain bernama Bleeding Heart yang berarti Hati yang berdarah, juga karena bentuknya yang seperti bentuk hati sehingga juga dikenal dengan nama Bunga Hati . Ukurannya yang mungil dengan warnanya yang lembut semakin menambah pesona romantis dan keindahannya.


Bunga yang bernama latin Dicentra spectabilis ini juga memiliki nama lain Venus' Car, Dutchman's Trousers atau bunga Lyre. Bunga ini pertama kali ditemukan di China pada tahun 1846 oleh Robert Fotrune, seorang botanis dari Skotlandia.
.

Ukuran bunganya memiliki panjang 3-5 (1-2 inci) dan berbentuk hati. Pada kelopak luarnya berwarna merah muda dan dalamnya putih. Tetapi ada juga yang berwarna merah cerah atau putih keseluruhannya. Bunga bergantung secara horizontal hingga melengkung pada batang yang bisa menghasilkan 3 hingga 15 bunga. 


Bunga ini biasa berkembang pada bulan April atau Mei. Dengan banyaknya kuntum bunga yang mekar dan bisa bertahan hingga beberapa hari menjadikan tanaman ini senantiasa terlihat semarak.


Daunnya campuran dengan daun kecil yang tumbuh berwarna hijau sekitar 3 kaki (0,9 meter). Akarnya memiliki buah hitam dengan biji hitam dengan garis oranye. 



Bunga ini tumbuh di wilayah Asia Timur, Jepang dan Siberia.Di beberapa  negara lain mungkin juga bisa tumbuh, asalkan berada di tempat yang teduh karena bunga ini memang tidak kuat cuaca panas. 

 
Kalau pun ditanam di daerah bercuaca panas, tanahnya harus lembab. Sebaliknya, kalau di daerah di cuaca dingin, malah tahan ditimpa cahaya matahari.



Karena sepintas bentuknya seperti bunga anggrek, beberapa orang telah membudidayakan bunga ini seperti jenis Lamprocapnos spectabilis ‘Alba’ yang memiliki warna putih dan Lamprocapnos spectabilis ‘Golden Heart” yang memiliki daun berwarna emas. Bahkan ada pula bunga Bleeding Heart yang berwarna hitam.



Bunga ini jika memiliki keunikan lainnya yaitu jika posisi bunga ini dibalik dan kelopak-kelopak merah mudanya dilipat ke atas, bentuknya jadi tampak seperti telinga kelinci. 


 

Lalu, jika kelopak putih dipisahkan dari kelopak merah, bisa berbentuk seperti anting. Kemudian, jika benang sari yang berada di tengah ditarik, maka seperti sebilah pisau yang menusuk hati.




Rabu, 15 April 2015

Kamulflase Hewan Yang Indah dan Menakjubkan

Sepintas, tak ada yang menarik dengan ranting dan dedaunan kering. Tetapi coba lihatlah dengan cermat karena ternyata ada makhluk lain yang juga berada di dedaunan itu. Makhluk itu berupa hewan bunglon yang bentuknya semacam bunglon.


Bunglon itu berbeda dengan bunglon seperti pada umumnya. Warna, bentuk dan tekstur tubuhnya menyerupai dedaunan kering. Bunglon unik itu merupakan salah satu hewan yang memiliki kemampuan untuk berkamuflase dan menyerupai denga keadaan di sekitarnya.


Hal yang serupa juga terdapat pada hewan kupu-kupu yang memiliki warna dan bentuk seperti dedaunan kering.

Selain bunglon dan kupu-kupu daun kering itu, ada banyak hewan lainnya di dunia ini yang memiliki kemampuan untuk berkamuflase. Tujuannya agar hewan itu bisa beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya dan menghindari dari terkaman predator lainnya.


Seperti halnya hewan rusa yang warna bulunya bisa mirip dengan warna rerumuputan dan pepohonan di sekitarnya sehingga hampir tak terlihat ada rusa di sana.



Hewan lainnya adalah burung yang bentuk dan warna tubuhnya abu seperti warna bebatuan kecil yang berserakan di sekitarnya.
 

Ada pula katak berwarna biru yang warna tubuhnya mirip dengan warna daun yang berjatuhan dan berserakan di sekitarnya. Begitu pula dengan katak berwarna hijau dengan bintik-bintik kecil berwarna hitam yang mirip dengan warna rerumputan kecil di lingkungannya.


Tak kalah menakjubkan adalah hewan burung kakaktua yang hinggap dan membuat sarangnya di batang pohon. Warna burung itu mirip dengan warna batang pohon yang menjadi tempat sarangnya.


Tak hanya di daratan saja, di dalam air juga terdapat makhluk dengan kemampuan kamuflase yang mengagumkan. Ada jenis ikan tertentu yang warna tubuhnya seolah transparan dan mirip dengan warna bebatuan kecil di dasar perairannya.


Shubhanallah sangat indah dan menakjubkan sekali kemampuan hewan-hewan itu dalam berkamuflase. Tentu masih ada banyak lagi hewan lainnya yang memiliki kemampuan seperti itu. 



Yang patut diwaspai adalah adanya kamuflase hewan-hewan yang berbahaya dan berbisa seperti ular, kalajengking, lipan, singa , buaya dan sebagainya. Karena bisa jadi mereka juga terdapat di tumpukan dedaunan kering, batang pepohonan, genangan air dan sebagainya karena itu berarti maut siap mengintai Anda.











Minggu, 12 April 2015

Redwood , Pohon Purba dan Raksasa Di Dunia

Pohon Raksasa adalah nama yang bisa diberikan untuk pohon jenis Redwood (Sequoiadendron giganteum).itu. Sesuai dengan namanya, pohon itu sangat besar dan tinggi sekali. 


Butuh belasan orang dewasa yang saling bergandengan tangan dalam posisi melingkar untuk bisa menggapai ukuran lingkar batang bawahnya.

 

Sungguh benar-benar sangat menakjubkan. Belum lagi ketika menengadahkan kepala memandang pucuk pohon itu yang jauh di ketinggian.Ada banyak pertanyaan seperti berapa meter tinggi pohon itu dan sudah berapa ratus tahun usianya ? 


Kenapa dan bagaimana bisa pohon itu bisa tumbuh dan berkembang menjadi pohon raksasa dan itu tidak hanya terjadi pada satu atau dua batang pohon saja? Tetapi ada cukup banyak pohon raksasa di sana.



Pohon purba yang unik  itu berada di kawasan The Redwood National and State Parks yang terletak di pesisir pantai Pasifik sebelah utara negara bagian California, Amerika. Di kawasan hutan ini  melestarikan semua jenis pohon redwoods yang tersisa dengan total area sekitar 38.982 hektar (157,75 km2).


Pohon Redwoods termasuk dalam kelompok pohon cemara Cupressaceae. Pohon yang berdaun hijau sepanjang tahun itu diperkirakan bisa tumbuh sampai ribuan tahun. 


Pohon jenis ini termasuk pohun terbesar dan tertinggi di Dunia, dengan ketinggian bisa mencapai hingga 115,5 meter dari atas tanah (tanpa akar) dan diameter hingga 7.9 meter. Pohon-pohon ini juga termasuk di antara jenis makhluk hidup tertua di Bumi dan paling cepat tumbuhnya.


Sejarah tentang pohon Redwood ini bermula ketika seorang Spanyol pada tahun 1769 menemukan sosok raksasa Redwood tersebut untuk yang pertama kali. Sekitar  30 tahun kemudian, Seth, orang Skotlandia berusaha mengumpulkan spesimen buah, daun ranting dan benih, dan mengenalkan tumbuhan ini kepada dunia. 


Pada tahun1847, seorang ahli botani dari  Austria dengan menggunakan nama kepala suku orang Indian Amerika Utara  memberi  nama genus Redwood pada pohon itu yang kemudian menjadikannya terkenal sebagai pohon raksasa di dunia.








Kamis, 09 April 2015

Bunga Berbentuk Tengkorak Yang Menyeramkan


Bunga  itu bagai memiliki dua wajah yang berbeda. Saat masih segar, bunganya tampak indah dengan aneka warnanya yang menarik. Tetapi pesonanya menjadi berubah ketika bunga itu menjadi kering.

 

Ketika kuntum-kuntum bunganya mulai layu dan mengering, ada hal yang cukup menyeramkan karena pada  pokok bunga itu tampak bentuk yang menyerupai tengkorak lengkap dengan kedua mata, hidung dan mulut yang menganga. 
 


Apalagi jika memotret dengan angle foto yang tepat, bentuk tengkorak itu seolah semakin jelas dan nyata.



Entah sebuah hal yang kebetulan saja atau tidak. Tetapi yang pasti, bunga yang mirip tengkorak itu tak hanya ada satu saja. Tetapi ada banyak bunga berwajah tengkorak lainnya yang berderet pada setiap tangkainya.


 

Bunga yang unik dan aneh itu dari jenis Snapdragon yang merupakan salah satu jenis tanaman kebun dengan nama latin Antirrhinum Majus. Di Indonesia Snapdragon lebih dikenal dengan nama  “Mulut Naga” karena saat bunganya mekar dan segar mirip dengan bentuk kepala dan mulut naga.

Tetapi bentuk naga itu berubah saat bunganya kering menjadi bentuk kepala tengkorak. Warna bunganya juga berubah menjadi coklat kehitaman, 
 

Karena keunikannya itu, pada masa lampau bunga ini dipercaya memiliki kekuatan supranatural yang bisa membuat cantik dan awet muda bagi siapa saja yang memakan bunga segarnya. Selain itu bunga ini juga dipercaya dapat melindungi dari roh jahat, kutukan dan sihir. 


Dalam penelitian modern, bunga Snapdragon mengandung zat anthocyanin yang berperan penting dalam menghambat tumor dan kanker dalam penelitian terakhir yang dilakukan oleh John Innes Centre dari Norwich - Inggris memasukkan DNA bunga snapdragon dan memadukannya dengan tomat.



Tanaman ini juga kaya akan flavonoid, dan senyawa fenol, sehingga memiliki kemampuan menyerap radikal oksigen (ORAC) melawan radikal perosokil, superoksida, hidrogen peroksida, radikal hidroksil, dan singlet oksigen. 


Dengan keindahan bentuk dan aneka warna bunga segarnya, Snapdragon ini menjadi salah satu  primadona untuk bunga hias dan bunga potong. Keadaannya tentu berbalik jika bunga ini menjadi layu dan kering.


Senin, 06 April 2015

Buah Pir Yang Unik dan Berbentuk Bayi

Buah Pir itu tampak unik dan berbeda. Bila buah pir umumnya berbentuk oval atau bulat lonjong, tetapi buah pir yang ini berbentuk seperti bayi. Ada pula buah lainnya berbentuk seperti seseorang yang sedang dalam posisi bermeditasi atau memberi hormat.



Buah pir yang unik itu adalah karya kreatif dari seorang petani di China bernama Hao Xianzhan. Dia sudah lama ingin mengembangkan hasil buah pir dari kebunnya di provinsi Hebei Utara sehingga bisa membantu meningkatkan harga jualnya.


Selain itu juga karena terinspirasi dari kisah dalam legenda Sun Go Kong dimana dikisahkan adanya buah  imajiner yang berbentuk bayi dan siapa saja yang memakannya akan bisa hidup abadi.


Ia lalu mulai memasangkan fiberglass berbentuk bayi dan cetakan plastik pada setiap buah pir muda selama enam bulan. Cara seperti itu biasa disebut dengan fruit mould dan bisa digunakan untuk menghasilkan buah dalam bentuk apa saja seperti yang diinginkan.



Upaya Hao itu tentu mendapat cibiran dari orang-orang di sekitarnya. Mereka ada yang menyebutnya gila, orang aneh dan apa yang dia kerjakan tidak mungkin akan membuat buah pir menjadi berbentuk bayi.  " Mereka mengatakan kepada saya untuk berhenti membuang-buang waktu dan uang", kata Hao.




Hao tidak peduli dengan cibiran itu dan terus berusaha. dan bekerja dengan cetakan yang berbeda sampai ia mendapatkan hasil yang sempurna. Berita dari panen pertama yang sukses di tahun 2009 menarik orang-orang untuk berkunjung ke kebunnya dan membeli buah pir uniknya. 
 

Buah pir yang berbentuk bayi dan orang bermeditasi dan memberi hormat itu pun laris di pasaran dan juga di supermarket. Hao berhasil menjual 18.000 buah pir berbentuk bayi budha ini pada panen pertamanya dengan harga satuannya 50 yuan ($7).



Yang menarik, saat panen pertama buah pir unik ini dan foto-fotonya beredar di dunia maya, banyak orang yang menganggapanya sebagai berita bohong atau hoax. Kalaupun ada merupakan hasil rekayasa foto dengan menggunakan bantuan komputer.


Tetapi dugaan itu terbantahkan  dengan sendirinya ketika buah-buah pir yang menakjubkan itu mulai beredar hingga diekspor ke beberapa negara di luar China.
Walau berbeda bentuk dan harganya, tetapi rasa buah pir ini tetap saja sama seperti buah pir pada umumnya. 







Jumat, 03 April 2015

Ikan Unik Yang Berjalan Dengan Kaki

Binatang itu tampak unik dan berbeda. Ada dua pasang kaki di bagian bawahnya. Begitu pula dengan insang yang ada di luar tubuhnya sehingga terlihat warna dan gerakan pada insang. 


Warna tubuhnya pink yang tampak mungil , lucu dan menggemaskan. Pada kepala terdapat mata dan mulut yang entah kenapa bentuknya mirip dengan wajah bayi saat tersenyum.

 

Satwa yang bernama Axolotl (Ambystoma mexicanum) itu adalah jenis kadal salamander yang menghabiskan hidupnya dalam bentuk larva. Binatang eksotis itu juga dinamai Mexican Walking Fish atau  Ikan Berjalan Meksiko karena terlihat seperti ikan yang berjalan dengan memiliki tangan dan kaki. 


Banyak yang beranggapan bahwa satwa ini termasuk jenis ikan. Tetapi sebenarnya Axolotl tidak sejenis ikan, tetapi merupakan jenis salamander yang langka dan ditemukan di Mexico. 


Bila nyaman dalam lingkungannya, Axolotl bisa mencapai panjang 30 cm. Tetapi ukuran rata-rata hanya 15 cm. Hewan ini memiliki sepasang  insang yang berada di bagian luar tubuhnya di samping kepala. Sepintas, insang itu terlihat seperti tanduk.Karena adanya insang itu pula yang menjadikan Axolotl ini juga dikenal dengan nama ikan naga. 


Axolotl termasuk satwa yang memiliki umur panjang dan  bisa hidup sampai 10-15 tahun. Yang menarik , di pedalaman Mexico pernah ditangkap Axolotl dengan panjang mencapai 60 cm dan 1, 4 meter. Tentang hal itu, beberapa ahli mengatakan faktor gigantismelah sebagai penyebabnya dan hal itu juga jarang terjadi.




Axolotl selalu hidup di air dan makanannya berupa ikan kecil, cacing, dan larva. Hewan-hewan ini kadang muncul di permukaan air, tetapi ada juga yang tinggal  dan tumbuh di di dasar danau selama hidupnya. 


Walau tampak imut dan lucu, Axolotl ini juga  diklasifikasikan dalam spesies salamander berbahaya. Hal ini  karena satwa itu bisa mengeluarkan garam beracun dari mulutnya.