Sabtu, 06 Juni 2015

Ayam Golden Pheasant Yang Berbulu Indah

Satwa itu tampak unik dan indah. Ada aneka warna dan motif yang atraktif dan cerah pada bulunya. Ekornya tampak lembut dan cukup panjang.Melihat bentuk dan postur tubuhnya, banyak orang yang menganggapnya sebagai satwa ayam. 


Tetapi melihat keindahan bulunya, banyak juga yang menganggapnya termasuk dalam jenis satwa burung.



Begitulah gambaran dari ayam jenis Golden Pheasant. Ayam ini juga dikenal dengan nama lain ayam Pegar, ayam Cina atau ayam Tibet. Nama itu diberikan karena konon ayam Pheasant ini memang berasal dari kawasan dataran Cina dan Tibet.


Ayam ini sebenarnya mirip dengan jenis ayam hutan di nusantara karena sama-sama berukuran tidak begitu besar, bisa terbang dan berbulu indah.  Ada beberapa corak warna yang semuanya indah pada ayam ini. 


Untuk yang warna kuning keemasan dikenal dengan nama Golden Pheasant, sedangkan warna Silver dinamai Silver Pheasant. 



Ada juga Lady Amherst’s Pheasant atau lebih dikenal Kuao Lady dengan dominasi warna campuran warna putih, biru dan hitam pada bulu di bagian ekor dan warna orang pada  kepalanya



Cara membedakan jenis kelamin pada ayam ini cukup mudah karena sama dengan ayam jenis lainnya. Untuk yang jantan memiliki  warna yang cerah , mengkilat dan kaya warna serta memiliki ekor yang lebih besar dan panjang. 


Ukuran tubuh jantan juga lebih besar dari pada betina. Bulu pada bagian ekor ayam ini bisa memiliki panjang lebih dari 60 cm.


Ayam Pheasant umumnya memakan biji-bijian dan beberapa memakan serangga.  Ada sekitar 35 spesies ayam ini yang tersebar di berbagai negara. 


Karena ayam ini masih langka di nusantara dan faktor bertelurnya yang musiman menyebabkan harganya jadi sangat mahal mencapai Rp 10 juta per pasang.











Tidak ada komentar:

Posting Komentar