Sabtu, 09 Mei 2015

Buaya Putih, Antara Mitos dan Fakta

Buaya ternyata tidak hanya berwarna coklat atau  hijau tua saja. Tetapi ternyata ada juga buaya yang berwarna putih atau albino. Yang menarik, untuk buaya putih itu identik dengan kisah misteri dan mistis di berbagai daerah di nusantara.


 

Konon, buaya putih yang berukuran besar itu dipercaya merupakan perwujudan dari siluman atau makhluk gaib penjaga suatu tempat yang angker dan dikeramatkan oleh warga. 



Siluman buaya putih itu biasanya menampakan sosoknya pada hari-hari dan orang-orang tertentu saja.



Benarkah buaya putih atau buaya albino itu hanya merupakan mitos, misteri serta perwujudan dari makhluk gaib saja?


Ternyata tidak karena di luar negeri ada beberapa kisah tentang buaya putih itu. Salah satunya adalah dua ekor buaya putih yang dipelihara oleh spesialis Sylvain Joumier di sebuah penangkaran di Akuarium Tropis, Paris -Prancis. Dua buaya albino itu berasal dari sebuah peternakan ikan di Florida, Amerika Serikat. 



Buaya putih lainnya diberi nama Bino ada di Aquarium Sao Paulo, Brazil, tempatnya dibesarkan sejak tahun 2007 silam.  Buaya putih berikutnya adalah Bouya Blan yang berusia 23 tahun di Florida. 


Hewan albino ini memiliki pigmentasi yang sangat sedikit, bahkan matanyapun nyaris tak berwarna. Selanjutnya adalah White Diamond yang lahir di Louisiana namun dibesarkan di Germany’s Serengeti Safari Park. Buaya berusia 16 tahun tersebut merupakan varian buaya Mississppiensis albino satu-satunya di Eropa!


Ada juga buaya langka berkepala albino yang sayang sudah tak bisa dijumpai lagi. Hewan buas yang diberi nama 'Michael Jackson' itu mati ditembak karena ia memangsa seorang pria di Sungai Adelaide, Australia pada tanggal Senin 18 Agustus 2014. 




Korban, nelayan berusia 57 tahun, diserang dan akhirnya tewas akibat gigitan buaya saat sedang memancing di sungai yang terletak 60 km sebelah timur Darwin. Kala itu pria tersebut sedang masuk ke air untuk memperbaiki pancingnya. 



Polisi dan penjaga taman nasional (ranger) menjelajahi sungai penuh buaya Senin malam lalu. Mereka Menembak dan mematikan hewan sepanjang 4,5 meter itu sekitar pukul 21.30 waktu setempat. Jasad korban lalu dievakuasi beberapa saat kemudian. 













Kamis, 07 Mei 2015

Bunga Desember Yang Indah Di Musim Hujan

Bunga Desember, begitulah nama bunga ini di Indonesia. Nama itu diberikan karena tanaman ini biasa tumbuh dan berkembang di bulan Desember. 
 


Lingkungan sekitar akan menjadi tampak indah dan semerbak saat bunga ini mekar karena bentuk bunganya yang unik  seperti kembang api dengan warnanya yang merah terang dan mencolok.

 

Uniknya, sebelum berbunga, tanaman ini seolah lenyap karena bersembunyi di dalam tanah. 
 

Hal ini karena tanaman yang bernama latin Haemanthus multiflorus akan berbunga cantik setelah mengalami masa dorman, dimana umbinya berbentuk seperti bawang tidak menumbuhkan daun sehingga keberadaan tanaman ini tidak terlihat. 


Bunga termasuk dalam famili Amaryllidaceae (bakung-bakungan). Umbi dari tumbuhan ini akan berbunga di sekitar bulan November hingga pertengahan Januari dimana curah hujan tergolong tinggi sehingga banyak jenis bakung-bakungan yang berbunga, seperti bunga desember ini.


Menurut situs Wikipedia, Bunga Desember ini berasal dari Afrika bagian selatan. Bentuk bunga membulat  seperti bola yang mirip payung yang berkoloni, Pada ujung bunga-bunga tersebut berwarna kuning atau oranye. 


Tanaman ini membentuk 1 tangkai bunga yang bundar pipih dan muncul di sekitar ketiak daun. Mahkota bunga berbentuk seperti jarum berwarna merah terang, benang sari melengkung keluar, tangkai sarinya memiliki panjang 2 - 5 cm dan berwarna merah tua, sedangkan kepala sari berwarna merah jambu. Bakal buahnya sendiri berbentuk elips dengan panjang sekitar 0,5 cm.


 Ada yang mengatakan bunga ini berbentuk seperti lily sehingga juga sering disebut Blood Lily. Yang menarik, umbinya  banyak mengandung saponin, flavonoida dan polifenol yang berkhasiat sebagai obat luka bakar. 



Untuk obat luka bakar dipakai umbi yang masih segar, dicuci dan diparut kemudian ditempelkan pada bagian yang luka. Polifenol yang terkandung dalam umbi Bunga Desember ini aktif membunuh kuman penyebab infeksi sehingga luka bakar akan cepat kering dan sembuh.


Sayang , bunga tanaman ini tidak bisa bertahan lama dan hanya berkembang segar selama 7 harian saja. Setelah itu hanya ada daun-daunnya saja yang semakin lama semakin mengering dan tinggal umbinya saja di dalam tanah.
 

Setelah berbunga biasanya akan diikuti tumbuhnya daun baru dan tanaman akan rimbun dan memproduksi anakan. Pada musim kemarau , tanaman itu akan  secara perlahan menyembunyikan dirinya dalam bentuk umbi saja dalam tanah dan akan tumbuh dan berkembang kembali di musim hujan.















Senin, 04 Mei 2015

Mitos Bunga Wijaya Kusuma Misterius

Bunga itu tampak sangat indah sekali. Kelopak bunganya yang tersusun secara roset melengkapi pesona keindahannya. Begitu pula dengan namanya yang menarik yaitu bunga Wijaya Kusuma.


Selain bentuk bunganya, ada hal menarik lainnya tentang bunga ini karena seolah menyimpan misteri tersendiri karena hanya mekar di malam hari saja. Seiring dengan terbitnya sang surya, bunga Wijaya Kusuma pun ikut layu.Karena itulah bunga Wijaya Kusuma disebut sebagai bunga ratu malam atau night queen.


Ada mitos yang berkembang dalam budaya Jawa bahwa bunga ini  dipercaya sebagai pusaka keraton Dwarawati sebagai titisan Dewa Wisnu.  Karena itu, di lingkungan keraton Yogyakarta dan Surakarta ada mitos tak tertulis bahwa seorang raja yang hendak naik tahta harus memiliki bunga Wijaya Kusuma ini dalam keadaan mekar dan segar.  Konon , bunga itu diambil oleh 40 orang utusan yang dipetik dari Pulau Nusakambangan.
  

Dalam kisah pewayangan, diceritakan konon bunga Wijaya Kusuma ini adalah jimat atau senjata sitimewa yang ampuh milik Sri Bathara Kresna dan hanya dipakai untuk membantu Pandawa pada saat kondisi genting dan terdesak.


Bunga Wijayakusuma beraroma harum dan mekar secara sempurna saat tengah malam sekitar jam 12 malam. Pada satu tangkai kembang bisa berisi sekitar 10 kuntum dan ada juga yang mencapai 20 kuntum. 


Karena dalam satu pohon memiliki banyak tangkai, bisa muncul ratusan bunga Wiajaya Kusuma. Bentuk bunganya seperti terompet, dan rona warna merah muda di sekitar tangkai bunga. Mahkotannya putih dan benang sarinya berwarna putih kekuningan.

Ada pula bunga Wijaya Kusuma yang berwarna kuning, merah muda, merah dan oranye. Begitu pula dengan bentuk bunganya ada yang berbeda.



Tumbuhan Wijaya Kusuma merupakan tanaman spesies anggota kaktus ( famili Cactaceae ). Ciri pada batangnya berbentuk silindris yang terbentuk dari helai daun tua yang mengecil dan mengeras. Tinggi batang dapat mencapai hingga 3 meter. 

Sedangkan daun Wijaya Kusuma berbentuk pipih dan memanjang yang berwarna hijau dengan permukaan halus tanpa duri dan tepi daun yang bergelombang. Panjang daun berkisar antara 10-15 cm. Pada tepi daun ini dapat tumbuh daun baru ataupun bunga.


Bunga Wijaya Kusuma muncul dari tepi daun berupa kuncup yang makin lama makin panjang tangkai bunganya hingga bunga itu menjuntai ke bawah. Bunga berdiameter 10 cm yang berwarna putih dan berbau wangi. Sedangkan tangkai dan kuncup bunga berwarna merah muda. Buah Wijayakusuma berbentuk bulat, berwarna merah dengan biji hitam. Perkembangbiakannya bisa menggunakan biji maupun stek daun.

Tanaman dan bunga Wijaya Kusuma ini sepintas mirip dengan  tanaman buah Naga. Hanya saja ukuran batangnya jauh lebih kecil dibanding tanaman buah naga.











Minggu, 26 April 2015

Kucing Berwarna Hijau Yang Unik di Bulgaria

Ada yang aneh dan berbeda pada kucing itu. Sekujur tubuhnya berwarna hijau emerald yang menjadikannya begitu unik dan menarik perhatian. 


Terlebih setelah foto-foto kucing itu menyebar melalui berbagai media baik cetak atau online, semakin banyak pula orang yang tertarik dan penasaran dengan keberadaan kucing itu.



Kucing itu berasal dari jalanan kota Varna - Bulgaria.Ini merupakan kawasan tujuan wisata populer di Bulgaria sehingga kehadiran kucing hijau menyedot perhatian banyak orang.


Pada awal kemunculannya dan fotonya menjadi viral di internet, banyak warga kota Varna yang merasa marah dan prihatin pada kucing itu. Mereka beranggapan bahwa sang kucing telah menjadi korban tangan jahil orang-orang tak bertanggung jawab  yang telah mengecat bulu dan tubuhnya.
 

Tetapi setelah dicermati lebih lanjut, ternyata ternyata hewan itu memiliki lokasi tidur yang tidak biasa yaitu di sebuah garasi tua yang terdapat genangan cat berwarna hijau yang tertinggal setelah pekerjaan kontruksi usai.


Dan seperti kebiasaan kucing pada umumnya yang sering menjilati tubuhnya, menjadikan secara perlahan tapi pasti menyebabkan bulu-bulu pada tubuhnya berubah warna menjadi hijau.


Setelah beberapa lama menjadi terkenal sebagai kucing berwarna hijau, akhirnya kucing itu kembali pada warna tubuh aslinya setelah dibersihkan dan dicuci oleh  tim penyelamat hewan. 
 


Walau sudah kembali ke warna aslinya, tetapi pada beberapa bagian tubuh kucing itu masih ad rona warna hijau dan membutuhkan waktu beberapa lama lagi agar warnanya bisa kembali ke warna semula.













Sabtu, 25 April 2015

Maut di Balik Keindahan Bunga Opium


Hamparan bunga itu tampak indah sekali. Dengan tangkai yang panjang, bentuk bunga dan kelopak bunga yang ringan serta warna bunganya yang lembut memberi nuansa yang hangat dan romantis.



Tetapi siapa sangka jika ternyata bunga yang cantik itu menyimpan zat yang bisa mematikan bila digunakan dengan tidak semestinya .


Bunga itu bernama  Papapver Somniferum L. atau P. Paeoniflorunyang lebih dikenal dengan nama bunga Poppy atau Opium sebagai salah satu bahan untuk membuat narkotika.



Opium adalah tanaman semusim yang biasa di budidayakan di pegunungan kawasan subtropis, memiliki bunga yang indah,  mempunyai tinggi 1 meter dan berdaun jorong yang bertepi gerigi. Ada banyak warna bunga opium ini mulai warna merah, pink, biru, ungu, kuning, orange, putih dan sebagainya.


Zat opium itu bisa didapatkan dari getah buah opium yang harganya sangat mahal sekali. Karena itu , tak heran ada banyak mafia yang tertarik dan bermain untuk mendapatkan rezeki haram dari opium ini. Mereka menanam bunga ini di lahan yang sangat luas untuk dipanen getah buahnya.


Buah opium yang berbentuk seperti bola ping pong dan berwarna hijau itu bila dilukai dengan pisau sadap akan mengeluarkan getah kental berwarna putih. Setelah kering dan berubah warna menjadi cokelat, getah ini dipungut dan dipasarkan sebagai opium mentah.


Opium mentah ini bisa diproses secara sederhana hingga menjadi narkotika siap konsumsi. Kalau getah ini diekstrak lagi, akan dihasilkan morfin. Morfin yang diekstrak lebih lanjut akan menghasilkan heroin.


Karena begitu berharganya bunga ini , dia juga dikenal dengan nama Emas Hitam yang dalam sejarahnya pernah menjadi penyebab terjadinya dua peperangan antara Inggris dengan Cina pada tahun 1800an. 


Itu belum termasuk peperangan antara pihak pemerintah dengan mafia / gangster atau sesama mafia.Biasanya untuk memberantas ladang opium itu dengan dilakukan pembakaran ladang opium karena sangat luasnya lahan opium itu.

 

Yang menarik , ternyata ada juga bunga Poppy yang tidak mengandung zat narkotika. Bunga jenis itu bisa dijumpai di daerah pegunungan seperti Cipanas, Bandungan, Batu, dan Ijen.











Kamis, 23 April 2015

Punai Gading, Burung Merpati Yang Berbulu Indah

Burung merpati yang berbulu indah , begitulah julukan yang bisa diberikan pada burung Punai Gading. Hal ini karena burung tersebut bentuk dan postur tubuhnya mirip dengan merpati. Tetapi ada perbedaan yang mencolok.


Bila burung merpati biasanya berwarna putih, coklat, kelabu, hitam dan perpaduan antara warna-warna itu , untuk burung Punai Gading ini memiliki bulu yang beraneka warna mirip warna pelangi menghiasi bulu tubuhnya.



Burung ini memiliki nama ilmiah  Treron vernans. Burung yang berbulu indah ini dapat ditemukan di daerah Asia Tenggara seperti Vietnam, Singapura, Thailand, Filipina, Kamboja dan Indonesia.


Di luar negeri, burung ini dikenal dengan nama Pink Necked Green Pigeon (merpati hijau berleher pink) karena memang ada warna pink di lehernya. Seperti burung merak , burung Punai Gading dengan warna bulu yang indah menunjukkan jenis kelamin jantan untuk menarik perhatian pasangannya.


 
Burung ini memiliki Siulan seperti mendengkur yang terdengar aneh dengan ratapan sebagai ancangan pada awalnya. “Oooo-ooo, cheweeo- cheweeo- cheweeo”, juga “krrak, krrak” yang serak ketika makan berkelompok.



Burung jenis ini umumnya berhabitat di hutan pantai, hutan magrove, hutan sekunder, hutan rawa-rawa, perkebunan yang berpohon jarang, di sekitar pemukiman, tempat-tempat terbuka dan lembah sampai ketinggian 1200 mdpl. 


Saat ini sepertinya populasinya semakin kecil di tempat yang semakin tinggi dari permukaan laut. Berkumpul dalam kelompok kecil, hinggap pada pohon buah-buahan (seperti bringin dan kersen) untuk mencari makan biji-bijinya. 


Pada saat terganggu, mereka akan terbang berdua atau bertiga dengan kepakan sayap yang keras. Sedangkan pada malam dan pagi hari, mengeluarkan suara mendengkur lembut yang rendah dari tempat bertengger.